Minggu, 26 Desember 2010

Gadis Mulia

Wahai wanita pujaan hati
Kulitmu menyentuh jiwaku
Senyummu membuat hatiku berbunga-bunga
Tubuhmu membuatku terdiam membisu

Pesonamu begitu terang bercahaya
Hingga orang-orang pun tertuju padamu

Kau bukan hanya sempurna dari fisikmu
Laksana kesempurnaan putri-putri dunia
Kau juga bahkan mendekati kesempurnaan hati
Laksana istri-istri para nabi

Terbersit di benakku
Andaikan kau jadi kekasihku
Tentu, aku kan bahagia

Walau begitu, aku ini orang beriman
yang hidup dalam naungan Al-Qur’an
Aku tahu kau memegang prinsip iman

Mataku tertuju padamu bukan hanya parasmu
Tapi lebih karena penilaianku
Bahwa kau wanita shalehah

Wahai para wanita
Semua yang cantik
Semua yang sempurna
Lambat laun kan menua

Kulitmu yang indah
Lambat laun kan keriput
Tak ada lagi yang berebut

Tubuhmu yang mempesonaku
Akan menua tak seindah kau muda

Tapi…
Meski usiamu bertambah
Meski kecantikanmu tak seindah mudamu

Ada sesuatu yang abadi

Itulah hatimu yang mulia
Itulah keanggunan sifatmu yang lemah lembut

Duhai… gadis mulia
Tunggulah jodohmu
Jodoh dari Tuhanmu


Rihan Musadik
Yogyakarta, Desember 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar