Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 November 2014

Pedulilah, Maka Bahagia

Seorang Muslim Harus Membantu Sesama
Membuka catatan semasa kuliah di Jogja, di awal semester tahun 2010. Ketika mengikuti motivasi dari Kang Puji Hartono, seorang motivator muslim dan pebisnis sukses. Di catatan kecilku ada hal menarik yang sempat saya catat. 

Seorang muslim hendaknya peduli terhadap orang lain, jangan egois memikirkan diri sendiri. Seorang ibu yang peduli terhadap anaknya, ia akan berusaha menyelamatkan anaknya ketika kebakaran, ia tak merasa sakit meski kejatuhan sebilah kayu di kepalanya. Seorang ibu tak akan merasakan sakit pada dirinya karena ia peduli dan cinta pada anaknya. Seorang yang peduli dan membantu sesama tidak akan merasakan sakit, kecuali jika ia hanya memikirkan dirinya sendiri. 

Seperti seorang ibu yang tidak merasa sakit karena berusaha menyelamatkan anaknya, meskipun ia tertimpa bongkahan kayu di kepalanya, kobaran api ia terjang, puing reruntuhan tak dipedulikan, demi anak yang dicintai. Akan tetapi, ia baru merasa sakit ketika mulai memikirkan dirinya sendiri, baru merasa ternyata tertimpa kayu di kepalanya.

Oleh karena itu, jangan egois, jangan hanya memikirkan diri sendiri. Pedulilah pada orang lain, bantu sesama, dan cintai mereka, niscaya anda akan bahagia. Teringat pesan Nabi, Allah akan membantu seorang hamba, selama hamba itu masih membantu sesamanya.

Satu lagi kutipan yang sempat saya catat dari beliau. Tidak ada yang bisa menyakiti kita, tidak ada yang bisa membuat kita marah, tidak ada yang bisa membuat kita tersinggung dan sakit hati, kecuali jika kita mengizinkan hal itu pada diri kita. Allahu akbar. Semoga bermanfaat.

Minggu, 08 September 2013

Energi Ekstra dalam Tubuh

Ketika kita sedang dalam keadaan lelah, letih, lesu, capek, dan tak bertenaga karena sehabis melakukan suatu aktivitas berat, ataupun sehabis melakukan aktivitas ringan tetapi dalam durasi waktu yang lama dan kurang istirahat, misalnya saja kurang tidur. Tentu kita akan merasa enggan untuk melakukan kegiatan yang lain, padahal kita sangat perlu untuk melakukan kegiatan atau menyelesaikan tugas kita. Tapi apa boleh buat, tubuh kita yang lesu ini bawaannya ingin segera berbaring di atas tempat tidur.

Tapi tahukah anda, tubuh kita ternyata memiliki cadangan energi yang cukup besar, yang apabila kita gunakan dengan maksimal hasilnya akan sangat bermanfaat, dan rasa lelah pun akan segera berganti menjadi semangat lagi. Meskipun harus diakui, pada saatnya tubuh kita juga nantinya akan merasa lelah kembali, dan ini merupakan pertanda agar kita segera mengistirahatkan tubuh kita. Dengan istirahat yang cukup, dengan tidur yang nyaman akan mngembalikan energi kita yang hilang, menghilangkan rasa capek, memperbarui sel-sel dalam tubuh kita, dan bila kita tidur dengan cukup dan nyaman, jelas kita akan bangun dalam keadaan sehat dan bugar.

Kamis, 21 Maret 2013

Ketika Pikiran Blank

Kebingungan atau pikiran nge-blank yang terkadang menghampiri kita, harus segera dilawan dan ditanggapi. Kalau kita terus berkutat pada kebingungan tersebut, hanya berkeliling saja pada kebingungan tersebut tanpa ada action, maka boleh jadi Anda akan mengalami boring dalam berpikir, bahkan pusing sendiri alias stres. Yang perlu Anda lakukan adalah segera sadari (self-awareness) kebingungan Anda, lalu sejenak keluar dari batas-batas yang memenjarakan pikiran Anda, dalam bahasa populer disebut berpikir out of the box, dan jangan lupa "berpikir melingkar". Artinya, melihat sesuatu jangan hanya dari satu sudut pandang saja, tapi lihatlah dari sudut pandang yang lain. Setelah itu, masuk lagi ke permasalahan dan fokuskan untuk menyelesaikan problem tersebut. Pikirkan, pertimbangkan, dan lakukan. Semoga berhasil. 


Status FB, 20 Maret 2013

Selasa, 12 Maret 2013

Happiness

Kebahagiaan itu muncul dari hati yang paling dalam, terpancar dari wajahnya yang cerah, tingkah lakunya yang baik, dan energi positif yang menyebar. Sehingga orang-orang di sekitarnya turut merasakan energi postif tersebut. Tetapi ada juga orang yang berkamuflase seolah-olah bahagia, padahal lagi bermuram durja, pikirannya selalu negatif, sehingga energi negatif pun ikut menyebar. Bedanya, kalau pemikir positif, ia akan selelu menanggapi kejadian-kejadian yang paling buruk sekalipun dengan sikap dan respon yang positif. Artinya, dalam keadaan susah, ia akan tetap bahagia, tanpa harus berkamuflase dan hipokrit.


Status FB, 13 Maret 2013

Senin, 11 Maret 2013

Berani Mencoba

Mencoba sesuatu justru jarang kita lakukan, entah karena malas, menunda waktu, atau sok sibuk. Padahal itu menyenangkan dan lebih terukir, karena belajar sembari mencoba. Mengutip dari sebuah buku, "Lebih baik bertindak walau kelak terbukti tindakan itu salah, daripada takut bertindak karenanya tidak pernah melakukan sesuatupun". Artinya, untuk bisa sukes dan mencapai tujuan, harus diawali dengan mencoba. Seperti kata Aa Gym, rumus 3 M: Mulai dari diri sendiri; Mulai dari hal-hal yang kecil; dan Mulai saat ini juga. So, gimana sobat? sudah mencoba bertindak, melakukan sesuatu. Take Action! Just do it! 


Status FB, 10 Maret 2013

Selasa, 12 Februari 2013

Kalimat Sakti

Yakinlah !!!
Jika Anda hanya mendengarkan apa yang dikatakan orang, Anda akan gila. Anda harus melakukan apa yang Anda yakini (Sudono Salim/Lim Sioe Liong).

Selasa, 23 Oktober 2012

The Power of Words

Tak ada waktu terbaik selain hari ini…
Nikmatilah hari ini dengan hati yang bahagia… 

Hiduplah hari ini tanpa kesedihan, kegalauan, kemarahan, kedengkian, dan kebencian.

Hidup Anda adalah hari ini, saat ini, detik ini. Bukan besok, bukan kemarin, bukan tadi, dan bukan nanti. 

Jangan jadi orang lemah, semuanya pasti akan berlalu.

Pada akhirnya segala sesuatu akan beres, kalau ternyata tidak beres berarti itu bukan akhirnya.

Mereka menempuh bahaya, kesukaran, sakit, dan mati.

Lebih baik bertindak, walau kelak terbukti tindakan itu salah, daripada takut bertindak karenanya tidak pernah melakukan sesuatupun.


Positive Mental Attitude

Kualitas kehidupan kita 10% ditentukan oleh apa yang terjadi pada diri kita, dan 90% ditentukan oleh bagaimana kita menanggapi kejadian-kejadian tersebut.

Segala sesuatu harus ditanggapi dengan sikap dan respon yang positif.


Biarkan Masa Depan Datang Sendiri

Hari esok adalah sesuatu yang belum nyata, belum pasti, belum dapat diraba, tidak memiliki rasa dan warna, dan belum berwujud. 

Jika demikian, mengapa kita harus menyibukkan diri dengan hari esok, mencemaskan kesialan-kesialan yang mungkin akan terjadi, memikirkan kejadian-kejadian yang akan menimpa, dan meramalkan bencana-bencana yang ada di dalamnya?

Bukankah kita juga tidak tahu apakah kita akan bertemu dengannya atau tidak, dan apakah hari esok kita itu akan berwujud kesenangan atau kesedihan?


Hari ini Milik Anda

Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Jika kamu berada di sore hari, janganlah menunggu pagi tiba.

Hari inilah yang akan anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang.

Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, malamnya menyelimuti Anda, dan siangnya menyapa Anda inilah hari Anda.

Umur Anda mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidup Anda hanya hari ini, atau seakan-akan Anda dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga.


The Unlimited Power

Suatu penghalang untuk maju adalah perasaan takut. Biasanya ketakutan itu tidaklah seburuk yang Anda bayangkan, karena bentuknya hanyalah ancaman yang tidak realistis yang melekat pada khayalan Anda.

Sesungguhnya orang-orang yang berhasil adalah mereka yang pemberani.

Sabtu, 15 September 2012

Kutipan Motivasi

Sikap percaya diri yang dilandaskan pada iman akan menyebabkan segala bentuk tekanan tidak dijadikan sebagai kendala, tetapi dimaknai sebagai tantangan yang akan membentuk kepribadian dirinya menjadi lebih cemerlang. 

Bekerja dalam tekanan justru akan menimbulkan kreativitas, dinamika, dan nilai tambah bagi seseorang. Sikap tabah melahirkan keyakinan, kekuatan, dan kesungguhan untuk menghasilkan unjuk kerja yang bernilai tinggi. Mereka tidak gampang menyerah, tidak gampang patah, walaupun tantangan atau tekanan menghadang setiap langkah pekerjaannya. 

Mereka sangat yakin bahwa nilai setiap pekerjaan akan terasa semakin bermakna bila mereka mampu mengatasi setiap tantangan yang dihadapinya. Mereka sadar bahwa untuk memperoleh mutiara dibutuhkan perjalanan yang panjang, menyelam jauh ke dasar samudra. Tidak ada hasil yang gratis, kecuali harus diperjuangkan.

Kebanyakan orang gagal adalah yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah.


Sumber:

Nugroho, Agung. 2004. Status Mental Atlet DIY Terhadap Mental Training. Jurnal Penelitian di DIY

Selasa, 09 November 2010

Cara Meraih Medali Emas di Setiap Kejuaraan

Oleh: Rihan Musadik

Banyak jalan menuju ke roma, begitulah pepatah populer yang sering kita dengar. Dalam hal ini, kita dapat mengartikan bahwa memang sebenarnya banyak cara dan upaya yang dapat kita lakukan untuk meraih atau menuju sesuatu yang kita dambakan. Khususnya bagi seorang atlet, tentunya sangat mendambakan untuk meraih prestasi setinggi-tingginya, yaitu meraih medali emas (Juara I) baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan hingga ke tingkat dunia.

Nah, berkaitan dengan itu semua, berikut ini sebuah tulisan yang membahas bagaimana caranya meraih sebuah kemenangan, khususnya bagi seorang atlet untuk meraih medali emas di setiap kejuaraan, dimana cara-cara berikut berdasarkan pengalaman-pengalaman dari para juara dan referensi dari berbagai sumber.

Salah satu hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh seorang atlet adalah semangat juang yang tinggi. Karena bagi seseorang yang ingin mencapai keberhasilan, memilki semangat, kemauan dan daya juang yang tinggi merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Sebab, tanpa adanya semangat yang tinggi seseorang tidak akan bisa mencapai cita-citanya, tetapi dengan semangat juang yang tinggi seseorang akan berusaha keras, memiliki komitmen, dan kepercayaan untuk menjadi seorang juara.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Sebuah Kepercayaan Diri

Oleh: Rihan Musadik

Ini adalah salah satu tugas perkuliahan ISBD (Ilmu Sosial dan Budaya Dasar) yang sengaja saya posting di blog ini untuk berbagi cerita dan pengalaman. Menceritakan pengalaman saya dalam mengikuti kejuaraan Taekwondo, bagaimana saya menghadapi rasa takut, cemas, gelisah, dan khawatir. Bercerita dari sebuah kegagalan menuju kemenangan, dari sebuah ketakutan menjadi kepercayaan diri. Walaupun pengalaman yang saya tulis ini tidak begitu lengkap saya ceritakan hingga mendetail, tapi cukuplah untuk berbagi kisah tentang sebuah kepercayaan diri menuju kemenangan sejati.

Salah satu hal yang biasanya dihadapi seorang atlet adalah rasa takut, cemas, gugup atau biasa kita sebut nervous, baik itu sebelum atau menjelang pertandingan dimulai ataupun pada saat kita bertanding. Apalagi setelah kita tahu bahwa lawan yang akan kita hadapi adalah lawan yang cukup tangguh. Itulah yang biasa saya hadapi dan rasakan menjelang pertandingan Taekwondo, salah satu cabang olahraga yang saya tekuni.